9 Istilah yang Wajib Diketahui Sebelum Mengenal IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan sebuah indeks harga yang biasanya digunakan oleh Bursa Efek Indonesia atau BEI. IHSG ini bisa menjadi sebuah patokan bagi para investor untuk melihat keuntungan yang mereka dapatkan dan pergerakan saham di pasar.

Secara global entitas ini juga di kenal sebagai Indonesia Composite Index atau ICI. Dalam IHSG sendiri masih ada berbagai macam emiten didaalamnya dengan harga yang cukup bervariasi. Dengan melihat ihsg hari ini Anda bisa tau apakah ada saham yang mengalami kenaikan atau mengalami penurunan. Jika saham- saham ini digabungkan, rata- rata pergerakannya akan di tampilkan di IHSG. Jadi bagi para investor cukup penting loh  untuk melihat pergerakannya setiap hari.

Dalam IHSG ini terdapat beberapa istilah yang cukup penting yang harus Anda pahami. Pada kesempatan kali ini yuk kita bahas istilah apa saja yang bisa haris Anda ketahui. Jumlah istilahnya ada 9, Anda harus paham betul supaya proses investasi Anda bisa berjalan dengan lancar. Kira- kira apa saja ya? ini dia penjelasannya:

  • Portofolio

Pertama ada Portofolio, di IHSG ini Portofolio adalah sebuah kumpulan aset yang ada dalam investasi, bentunya bisa berupa saham yang di pegang oleh perusahaan dan juga oleh individu.

  • Fluktuasi

Kedua ada Fluktuasi, Fluktuasi ini adalah sebuah perubahan pasa harga sebuah saham, bisa terjadi sebuah peningkatan atau bisa jadi sebuah penurunan. Yang membuat harga saham ini naik atau turun adalah adanya berbagai kondisi pada pasar saham dan di sekitaran pasar saham. Hal ini cukup penting bagi Anda para investor untuk memperhatikannya.

  • Bubble

Ketiga ada bubble, bubble ini adalah peningkatan untuk harga sebuah saham secara signifikan. Bahkan bisa saja kenaikan yang terjadi ini memberikan kesan yang tidak normal karena bisa melebihi harga di pasaran saham. Biasanya hal ini terjadi jika ada suatu hal yang benar- benar tidak diduga.

  • Buyback

keempat ada buyback , buyback ini yaitu sebuah kegiatan dalam pembelian berbagai macam saham yang dimiliki oleh perusahaan oleh para pemegang saham di perusahaan tersebut.

  • Capital Gain/Loss

kelima ada Capital gain, Capital gain ini adalah sebuah keuntungan yang bisa didapatkan oleh investor baik secara indivodu atau secara perusahaan setelah mereka menanam saham di kurun waktu tertentu. Keuntungan yang didapatkan ini bisanya didapatkan dari selisih harga saat menjual saham dan harga ketika membeli saham. Sedangkan Capital loss ini adalah kebalikan dari Capital gain, jadi kalau Capital loss ini adalah kerugian yang didapatkan dari hasil penjualan saham yang lebih murah dari pada waktu membeli.

  • Cut Loss dan hold

keeman ada Cut Loss yang artinya sebuah kegiatan saat lebih memilih menjual saham yang telah di belinya supaya tidak mendapatkan kerugian. Tapi untuk Cut hold memiliki arti bahwa saham itu tidak dijual, dan tetap di pertahankan dengan harapan nantinya bisa dapat untung dikemudian hari.

  • Likuiditas

Ketujuh ada Likuiditas, Likuiditas ini merupaka sebuah ukuran pada umlah transaksi saham di pasar modal dalam rentang waktu tertentu. Jika tingkat Likuiditas semakin tinggi bisa membuat frekuensi jual atau beli jadi meningkat juga.

  • Bursa Efek Indonesia

Kedelapan ada Bursa Efek Indonesia atau orang-orang biasany menyebutnya BEI. Bursa Efek Indonesia ini adalahh seuah lembaga yang memiliki fungsi untuk meningkatkan efektivitas sebuah transaksi dan juga operasional pada pasar modal.

  • Bullish

Terakhir ada Bullish yang memiliki arti naik serta turunnya harga saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *